Dalam konferensi pers yang baru saja berlangsung, Flash baru saja mengumumkan bahwa pihaknya akan memisahkan diri dari perusahaan induknya, Alcatel. Anak perusahaan baru ini hanya akan bernama Flash, diambil dari merek smartphone tingkat menengah yang diperkenalkannya di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam wawancara telepon eksklusif sore ini dengan Albert Wong (Manajer Umum, Flash 3C., Ltd) dan Michael Chen (Wakil Manajer Umum, Direktur Produk & Pemasaran), para eksekutif utama Flash berbagi rencana dan strategi mereka dengan perusahaan baru.
Keputusan untuk memisahkan Flash dari perusahaan induknya, Alcatel, memungkinkan tim baru untuk fokus pada dua produk unggulan mereka -- seri Flash dan Flash Plus. Hal ini mencakup kehadiran yang lebih kuat di wilayah Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam) dan India. Penggemar Flash kini dapat mengharapkan pembaruan rutin dan peningkatan bagi kedua seri Flash dan Flash Plus. Ini akan menjadi manajemen yang ketat mengingat merek baru hanya akan menangani dua handset baru per tahun.
Rencana mereka adalah pendekatan yang berfokus pada daring, yang menjelaskan bahwa rilis awal biasanya dilakukan melalui toko daring atau mitra lokal seperti Lazada. Di Filipina, tim ini cukup baru dan baru mulai menjadi sangat aktif tahun lalu.
Wong berjanji bahwa Flash akan terus menghadirkan smartphone dengan nilai terbaik di pasar, dan Flash Plus 2 adalah bukti dari hal tersebut.

Stock Android please Mc