Mengikuti panduan kami tentang "5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Membeli Handphone Bekas" (yang dapat Anda baca di sini), kini kami menghadirkan panduan membeli laptop bekas!

Kebanyakan saran dalam artikel tentang ponsel bekas juga berlaku di sini. Temukan penawaran terbaik untuk apa yang Anda cari, pastikan Anda bertemu di tempat yang aman, dan periksa apakah masalah yang disebutkan benar-benar sesuai dengan laptop yang ingin Anda beli. Berikut beberapa hal lagi yang dapat Anda lakukan untuk memastikan transaksi berjalan lancar dengan penyesalan pembeli seminimal mungkin atau tanpa sama sekali:
Berbicara dengan penjual
Sebelum bertemu dengan penjual, kenali baik laptop yang akan Anda beli maupun si penjual itu sendiri. Tanyakan alasan dia menjual laptop tersebut. Apakah ada masalah? Kapan tanggal pembeliannya? Apakah masih dilindungi oleh garansi dari toko atau distributor? Terakhir, mintalah garansi pribadi dari penjual. (Garansi pribadi adalah kesepakatan bahwa penjual akan mengembalikan uang Anda jika laptop tidak berfungsi atau memiliki masalah) Mintakan minimal 2 minggu agar Anda dapat menguji laptop secara menyeluruh di rumah. Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda menilai kondisi dan masa pakai laptop.

Tanyakan apakah Anda dapat mengujinya sebelum membelinya. Menguji laptop sebelum membeli akan memberikan perlindungan bagi Anda maupun penjualnya. Jika semuanya berfungsi dengan baik, maka Anda tahu bahwa Anda tidak sedang ditipu.
Menguji laptop
Maka penjual setuju untuk membiarkan Anda menguji laptop sebelum membelinya. Apa yang sebenarnya harus Anda uji? Pertama, periksa kondisi fisik laptop. Apakah ada goresan atau penyok yang tidak disebutkan sebelumnya dalam percakapan Anda? Apakah baterai menggembung? Jika terdapat masalah yang tidak disebutkan, sebaiknya berhati-hati karena penjual mungkin tidak 100% jujur kepada Anda. Anda juga dapat menggunakan hal ini sebagai poin tawar-menawar jika Anda tidak terlalu peduli dengan aspek estetika.
Selanjutnya, periksa apakah bagian yang bergerak berfungsi dengan baik. Periksa engsel dan pastikan dapat berputar sesuai seharusnya. Periksa tombol keyboard dan touchpad untuk memastikan saklarnya masih berfungsi.

Sekarang masuk ke bagian internal. Ini paling baik dilakukan di tempat yang memiliki WiFi karena Anda memerlukan koneksi internet untuk beberapa hal ini. Nyalakan laptop dan periksa trackpad serta tombol-tombolnya. Pastikan juga fungsi tap (jika ada) berfungsi dengan baik. Periksa layar. Kunjungi situs penguji layar untuk memastikan tidak ada piksel mati atau macet. Jika tidak ada, kunjungi situs penguji keyboard dan uji keyboardnya. Tekan setiap tombol dan pastikan semuanya berfungsi.

Buka selanjutnya alat diagnostik DirectX pada laptop (untuk melakukan ini, tekan tombol win+R lalu ketik "dxdiag" pada jendela run). Pastikan semua spesifikasi pada alat diagnostik DirectX sesuai dengan daftarnya. Di bawah tab System, Anda dapat memeriksa prosesor dan RAM perangkat, sedangkan untuk GPU dapat diperiksa di bawah tab display.

Jika Anda benar-benar ingin bersikap sangat teliti, unduh installer untuk Cinebench R20 dan HWiNFO sebelum bertemu. Simpan kedua installer tersebut ke dalam USB yang telah diformat ulang untuk dibawa bersama. Instal perangkat lunak tersebut, jalankan Cinebench R20 sambil memantau suhu pada HWiNFO. Hal ini akan memberikan gambaran apakah komponen internalnya berdebu (suhu tinggi). Anda mungkin perlu membuka laptop, membersihkannya, dan mengoleskan kembali pasta termal.
Akhirnya, kembalikan laptop ke pengaturan pabrik. Beberapa penjual mungkin memasang key logger dan perangkat lunak berbahaya lainnya pada laptop yang mereka jual. Untuk perlindungan Anda, bersihkan seluruh penyimpanan data.
Melakukan pertukaran
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, maka Anda kini akhirnya dapat merasa lebih tenang dan melanjutkan transaksi Anda. Jika laptop masih dalam garansi toko/distributor, pastikan penjual juga memberikan struk kepada Anda.
Apa pendapat Anda? Beritahu kami pemikiran atau saran Anda di bagian komentar di bawah ini.

One thing I never skip is the screen check. A quick test can reveal dead or stuck pixels before you buy.