Kementerian Informasi dan Komunikasi (DICT) melaporkan penurunan signifikan dalam keluhan terkait kurir, dengan kasus menurun hampir 88% setelah peluncuran inisiatif Oplan Bantay Padala.

Diluncurkan pada Januari 2026 bersamaan dengan PEMEDES Licensing Portal, program ini memperkenalkan platform terpusat untuk pemantauan keluhan, pendaftaran pengemudi, dan pelacakan kepatuhan di antara penyedia layanan pengiriman. Langkah ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di seluruh sektor pengiriman yang terus berkembang di negara ini.
Menurut data DICT, keluhan turun dari 1.210 pada Januari menjadi hanya 151 pada 23 Juni 2026. Badan tersebut mengaitkan penurunan tajam ini dengan pengawasan regulasi yang lebih kuat dan peningkatan aksesibilitas bagi konsumen yang melaporkan masalah seperti paket yang tertunda, hilang, atau salah penanganan.
Pada 23 Juni, DICT juga meluncurkan Fase 2 dari Portal Lisensi PEMEDES, yang menghadirkan verifikasi identitas digital yang ditingkatkan, otomatisasi, dan pemantauan regulasi yang lebih luas. Wakil Menteri DICT Faye M. Condez-de Sagon mengatakan peningkatan ini dirancang untuk menyederhanakan kepatuhan bagi pengendara sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap layanan pengiriman.
Inisiatif ini memberikan manfaat bagi konsumen maupun pelaku industri. Pelanggan dapat mengharapkan penyelesaian keluhan yang lebih cepat dan perlindungan yang lebih baik dalam transaksi digital, sementara pengendara dan operator mendapatkan keuntungan dari pengurangan birokrasi melalui proses yang disederhanakan dan kredensial digital yang aman.
DICT mendorong publik untuk terus melaporkan masalah terkait pengiriman melalui hotline 1326 atau email di [email protected].

0 Comments
Leave a Reply