Wali Kota Cebu, Tomas "Tommy" Osmeña mengumumkan hari ini bahwa Pemerintah Kota Cebu akan menggunakan sistem Uber untuk melacak pergerakan kendaraan dan personel pemerintah. Alasannya? Untuk memastikan bahwa kendaraan pemerintah ini digunakan dengan benar.

Menurut unggahan Facebook Wali Kota Tommy Facebook post, dia mengatakan bahwa ini akan memungkinkan personel untuk tidak perlu menunggu kendaraan plat merah tersedia ketika ada kebutuhan untuk berkeliling kota (pembuat peta pajak dan inspektur sanitasi, seperti contohnya). Dia juga menyebutkan bahwa ini adalah cara yang baik untuk melacak personel yang menyalahgunakan penggunaan kendaraan plat merah karena sering digunakan untuk perjalanan rekreasi dan non-pemerintah.
Selain itu, pegawai pemerintah akan mendapatkan tarif diskon dari Grab dan penetapan harga yang terlalu tinggi itu hampir mustahil.
Wali Kota Tommy juga menambahkan dalam unggahannya bahwa mereka berencana menggunakan aplikasi Uber agar warga dapat menandai area di mana sampah perlu diambil. Ini juga akan memungkinkan mereka untuk menentukan area mana yang paling membutuhkan perhatian, serta melacak lokasi truk secara waktu nyata (realtime).
Sumber: Tommy Osmeña

For sure maraming tututol sa ganyan dito sa NCR…