Dalam sebuah briefing Laging Handa pada 14 Maret 2022, Wakil Menteri Departemen Sains dan Teknologi (DOST) Rowena Cristina Guevarra merekomendasikan solusi teknologi untuk membantu menurunkan konsumsi energi, yang disebut sebagai "garis pertahanan pertama" kami terhadap kenaikan harga di seluruh dunia.

"Paraan na madaling gamitin para malaman ng mga [buildings], lalo na ng mga gobyerno at mga malalaking building, kung paano ang kanilang pangkonsumo at saan sila nagwawasto ng enerhiya ay ang mga cloud-based monitors at e-sensors," sabi ni Guevarra. "At kapag bumaba ang kabuuang konsumo natin ng enerhiya sa bansa, hindi na ganoon kalaki ang epekto ng pagtaas ng presyo ng gasolina sa ating lahat."
Mengenai hal ini, platform real estat Lamudi mencatatkan 23 proyek pengembangan Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) di Filipina hingga tahun 2021. LEED adalah sistem peringkat bangunan berkelanjutan yang, antara lain, bertujuan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon dari struktur melalui sistem sensor dan strategi konservasi energi yang terarah.
DOST juga menyebutkan potensi kendaraan listrik (EV) untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, namun menyesalkan bahwa infrastrukturnya belum memadai dan menyerahkan rencana peluncurannya kepada Kementerian Energi (DOE).
"Saat ini, kami telah memiliki stasiun pengisian daya yang tersebar di berbagai provinsi yang mengadopsi teknologi yang dikembangkan oleh DOST, yaitu Charging in Minutes (CHARM). Dahulu, pengisian daya baterai kendaraan listrik membutuhkan waktu delapan jam, namun kami telah menurunkannya menjadi 30 menit," tambahnya. "Saya tidak tahu apakah target DOE untuk mengganti kendaraan agar menjadi e-trike dari sepeda motor bekas yang digunakan oleh tricycle kami akan tercapai. Itulah yang saya yakini dapat kami bantu."
Berdasarkan data dari Kantor Transportasi Darat (LTO), terdapat 11.950 kendaraan listrik (EV) yang terdaftar antara tahun 2010 dan 2019, di mana 57 persen adalah e-trisikl atau e-trike. Namun, jumlah stasiun pengisian daya hanya sebanyak 19 unit. Hal ini menurut sebuah studi yang dipresentasikan pada Konferensi Teknologi Hibrida-Elektrik Toyota 2019: Menuju Mobilitas Berkelanjutan. Penyedia layanan berbasis di Barcelona, Electromaps, meanwhile, menghitung hanya 4 lokasi pengisian daya di Filipina.
Kementerian Perdagangan dan Perindustrian (DTI) menargetkan pangsa kendaraan listrik (EV) meningkat menjadi 21 persen dari total semua kendaraan pada tahun 2030.

0 Comments
Leave a Reply