Satu model lama iPhone yang Apple menyatakan usang bertahun-tahun lalu kini dijual seharga ribuan dolar, karena minat online terhadap perangkat tersebut melonjak sebesar 979%, menurut data terbaru. Ponsel yang dimaksud adalah iPhone 4, yang pertama kali dirilis pada tahun 2010 dan dihentikan penjualannya di toko-toko pada tahun 2013.

Google Trends menunjukkan lonjakan tajam dalam pencarian untuk iPhone 4, didorong terutama oleh konten media sosial. Di platform seperti TikTok, pengguna membagikan video menggunakan ponsel tersebut, memuji desainnya yang sederhana dan kamera berkualitas rendah sebagai pemisah dari smartphone modern. Beberapa daftar di eBay menampilkan harga iPhone 4 hingga $12.000, sementara lelang lainnya mengonfirmasi bahwa unit tertentu benar-benar terjual dengan harga tinggi.
Apple menganggap sebuah perangkat "usang" jika tidak lagi dijual selama lebih dari tujuh tahun. Karena hal ini, iPhone 4 tidak lagi menerima pembaruan perangkat lunak atau patch keamanan. Versi terbaru yang didukungnya adalah iOS 7.1.2, yang dirilis pada tahun 2014.

Ahli teknologi memperingatkan bahwa menggunakan iPhone 4 sebagai perangkat harian berisiko. Tanpa pembaruan keamanan, data pribadi dapat terekspos terhadap peretasan dan kebocoran data. Ponsel ini juga tidak lagi dilindungi garansi, dan suku cadang sulit ditemukan.
Di Filipina, minat terhadap gadget retro juga meningkat, dengan telepon lama muncul di pasar daring dan kelompok kolektor. Meskipun sebagian besar iPhone 4 unit terjual secara lokal dengan harga jauh lebih rendah, model yang masih segel atau dalam kondisi baik dapat menarik para kolektor yang bersedia membayar premi. Namun, para ahli menyarankan agar perangkat semacam itu disimpan sebagai barang koleksi daripada digunakan untuk tugas sehari-hari.

0 Comments
Leave a Reply