Kementerian Perdagangan dan Industri (DTI) telah memerintahkan Mitsubishi Motor Philippines Corporation untuk menarik kembali sejumlah unit Montero yang ditemukan memiliki cacat pada desain perpindahan pedal, yang telah menyebabkan beberapa kecelakaan dalam tahun terakhir saja.

Dulu kasus-kasus ini diyakini sebagai percepatan mendadak yang tidak disengaja (SUA), namun Divisi Adjudikasi DTI menemukan bahwa kecelakaan tersebut sebenarnya bukan disebabkan oleh SUA, melainkan karena apa yang mereka sebut desain perpindahan pedal yang cacat.
Model yang ditarik adalah varian transmisi otomatis dari Montero Sport yang dirilis dari tahun 2010 hingga 2015.
DTI memerintahkan Mitsubishi Motors untuk menghentikan pemasaran dan penjualan unit model kendaraan yang bersangkutan, ABS-CBN melaporkan. Mereka juga memerintahkan pengembalian dana bagi pemilik yang terdampak sesuai dengan nilai appraisal kendaraan mereka serta membuat perintah recall produk tersebut menjadi publik dalam waktu 20 hari. Selain itu, badan ini memerintahkan Mitsubishi Motors untuk melakukan recall dan pengembalian dana atas kendaraan dari 24 kasus SUA yang dilaporkan di masa lalu.
Mitsubishi Motors Philippines, bagaimanapun, mengajukan permohonan pertimbangan ulang dan menyatakan bahwa mereka yakin terhadap integritas teknis serta kepatuhan terhadap standar keamanan kendaraan tersebut, serta tidak ada masalah terkait keamanan lainnya di pasar lain tempat 360.000 unit telah terjual di seluruh dunia. Karena hal ini, keputusan tersebut belum final sebagaimana dinyatakan oleh DTI.
{Sumber: ABS-CBN}

The funny thing is the so-called defective pedal displacement. Kung pedal displacement ang defect, defective na rin ung mga pedal sa PUJ at ibang owner type jeeps. Hindi rin magaganda ang pedal displacements sa mga yun pero walang nangyayari tulad ng sa montero.
This is more subtle reason to recall the units. But, it got the job done.