Google kini mengizinkan pengguna untuk meminta agar lebih banyak informasi pribadi mereka dihapus dari hasil mesin pencari.

Kebijakan privasi baru Google bertujuan untuk menghentikan aktivitas peretas atau entitas jahat yang memanfaatkan informasi sensitif yang dapat membahayakan pengguna. Beberapa di antaranya termasuk pencurian identitas, penguntitan, dan kemungkinan penipuan finansial.
Dulu, pengguna dapat meminta Google untuk menghapus data pribadi dari hasil pencarian, meskipun terbatas pada nomor identitas, informasi perbankan, foto tanda tangan, dan rekam medis. Langkah saat ini memperluas cakupan apa yang dapat disembunyikan. Alamat fisik, alamat email, nomor telepon, dan bahkan kredensial login kini dapat dilindungi dari peretas.

Pengguna dapat mengakses halaman dukungan Google untuk mendaftarkan URL yang berisi informasi identitas pribadi mereka yang harus dibatasi agar tidak muncul dalam hasil pencarian. Hingga 1.000 situs web per pengguna dapat didaftarkan untuk tujuan ini.
Google harus menyetujui penghapusan informasi pribadi pengguna. Jika permintaan dikabulkan, Google akan menghapus URL yang berisi informasi pribadi pengguna dari semua hasil pencarian.
Akses halaman dukungan Google dapat Anda periksa langsung di sini.

0 Comments
Leave a Reply