Pada 16 Juli, Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyatakan bahwa pemerintah menargetkan penyelesaian proyek Kereta Bawah Tanah Metro Manila pada tahun 2028. Ini akan menjadi sistem kereta bawah tanah pertama di Filipina, yang membentang dari Kota Pasay hingga Kota Valenzuela.

Setelah melakukan inspeksi, Marcos mengatakan 'Semoga kita dapat menyelesaikan ini hingga ke Valenzuela. Mungkin sudah bisa diresmikan pada tahun 2028'.
Terjemahan: 'Semoga kita dapat menyelesaikan ini hingga mencapai Valenzuela. Mungkin kita bisa meresmikannya pada tahun 2028'.
Macros mengakui pengetahuan yang diperoleh dari Jepang karena proyek ini membantu para insinyur Filipina belajar dari kolaborasi tersebut. ‘Kami menantikan hari ketika kami dapat mengatakan bahwa kita sudah merasakan pengalaman menggunakan kereta bawah tanah di Filipina,’ tambahnya.
Terjemahan: 'Kami menantikan hari ketika kami dapat mengatakan bahwa kami telah berhasil naik kereta bawah tanah di Filipina'.
Kereta bawah tanah Metro Manila direncanakan sebagai sistem rel sepanjang 33 kilometer. Sistem ini diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan antara Valenzuela dan Bandara Internasional Ninoy Aquino (Pasay) dari 2 jam menjadi 40 menit. Kereta ini akan memiliki 17 stasiun yang beroperasi, melayani hingga 519.000 penumpang setiap hari.

0 Comments
Leave a Reply